Evi Tamala Menghipnotis BMI Hongkong

Ustdz Hj.Nur Chayati

Ustdz Hj.Nur Chayati

Halal Bi Halal Az Zahro PDV

Evi Tamala pada Halal Bi Halal Az Zahro PDV

Evi Tamala pada Halal Bi Halal Az Zahro PDV

MASIH dalam suasana lebaran Minggu (19/10) ,dipintu gerbang Southorm Stadium Wan Chai-Hongkong terlihat antrian memanjang yang tak lain adalah BMI (Buruh Mingran Indonesia) untuk mengikuti acara Halal Bi Halal serta milad ke-4 Az-Zahro-PDV-Hongkong, sebuah organisasi sosial keagamaan yang berada dibawah naungan Persatuan Dakwah Victoria (PDV). Dengan mengusung tema “Untaian Sholawat Bersampul Tali Kasih Illahi “ dengan menghadirkan Ustadzah Ibu Hj.Nur Chayati dari Semarang dan pelantun tembang syahdu Evi Tamala didampingi oleh Andy, suaminya.

Acara yang disponsori oleh Bank Mandiri, BCA, BNI, Smartone, Tabloid Apa Kabar dan, Indo News, dimulai pukul 13:00 waktu setempat diawali dengan Ummul Qur’an dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh anggota Az-Zahro PDV. Sambil menunggu persiapan Evi Tamala dan Hj.Nur Chayati, Az-Zahro-PDV menghibur jama’ah dengan musik qosidah rebana dan hadroh yang merupakan aktifitas anggota Az-Zahro, acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua dan wakil panitia penyelengara pengajian Halal bi Halal oleh Ibu Saudah dan Ibu Tia. Dalam sambutannya Saudah berterima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah membantu dan mendukung hingga terlaksananya pengajian Halal bi Halal yang sejak tiga bulan lalu telah disiapkan. Sambutan Ketua Umum Persatuan Dakwah Victoria (PDV) Hj.Imas Maskuroh menempati acara berikutnya. Saat memberikan sambutan Umi Imas begitu ia disapa mengharapkan agar BMI (Buruh Migran Indonesia) yang memiliki waktu libur untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, yang belum bergabung dengan Organisasi di Hongkong diharapkan untuk bisa bergabung karena dengan bergabung akan mendapatkan banyak manfaat ilmu yang diajarkan oleh Organisasi baik ilmu agama maupun ilmu umum, sehingga akan menjadi bekal baik didunia maupun akhirat.

Acara yang dihadiri sekitar 1500 orang itu tampak meriah dan jama’ah semakin antusias ketika nama Evi tamala disebut oleh MC untuk naik kepanggung, dengan diiringi penari latar Evi tamala memulai melantumkan lagu yang khas dengan kesahduannya, tanpa ada komando seluruh yang hadir serempak ikut bernyanyi, setelah selesai lagu pertama Evi Tamala meminta Ibu Hj.Nur Chayati untuk berduet bersama lalu Evi tamala menyanyikan beberapa lagu yang kemudian dilanjutkan tausyiah oleh Ibu Hj. Nur Chayati. Para jama’ah yang awalnya terhipnotis dengan suara merdu Evi Tamala kini beralih khusyuk mendengarkan tausiyah, keheningan menyelimuti seluruh ruangan ketika Ibu Nur sapaannya memberikan pesan dan kesan moral. “terkabulnya do’a seorang ibu” Ibu Nur menghimbau agar jangan sampai durhaka kepada Ibu, ujar Ibu Nur yang sesekali menyelipkan lantunan sholawat yang menyentu Qolbu.

Di sela-sela acara Evi Tamala yang ditemui beberapa kuli tinta di Hongkong menuturkan kesannya, berikut petikan wawancaranya ;

Mungkin ada kesan dan pesanya mbak Evi untuk kita yang berada disini ?

“Dimnapun kita berada jangan sampai kita melupakan apa siapa dan dari mana kita berasal,dan kita sebagai orang muslim sering seringlah berdoa memohon kepada Allah agar ditetapkan Iman kita , dan itu yang menjadi doa saya ,agar muslimin muslimat dimanapun berada dijadikan hamba yang takut dan patuh kepada-NYA ,serta bisa menjahui segala larangan-NYA, apa lagi yang dihongkong yang kita tau sebagai negara yang bebas, dan bagi kaum wanita yang terpenting itu busana/ penampilanya, penampilan tetap indah/cantik tapi harus tetap memiliki keterbatasan !.”

Ada ngak kegiatan Mbak Evi yang lain selain menyanyi ?

“selain dari pada menyanyi saya dirumah bersama suamiku bermesraan” candanya membuat semua yang hadir ditempat itu tertawa.

Selain menyanyi ada ngak ikut terjun kedunia politik ?

Saya baru mengundurkan diri dari caleg.

Alasanya?

Karena saya merasa tidak sesuai dengan harapan, harapanya lain dari kenyataannya.

Pernah ngak Mbak Evi bermain sinetron?

Tahun 1996 saya pernah main sinetron sebanyak satu episode, kemudian ditahun 2006 juga satu episode, butuh kesiapan mental jika kita ingin terjun kesuatu bidang ,harus ada kecintaan, saya suda terlanjur dengan dunia menyanyi,disaat saya menyukai saya bisa menjalani dengan senang dan enjoi,lain halnya jika melakukan bidang ,yang bukan bidang kita,butuh kesiapan mental.

Apakah Mbak Evi ada album baru?

album yang terakir saya adalah indahnya

Kesan-kesan tersendiri mengenai album Mbak Evi apa?

Setiap album membawa kesan tersendiri ,ceritanya juga beda–beda ,karena masing-masing punya cerita.

Mungkin keluarga Mbak Evi punya satu tip agar jauh dari gosip?

Kalau ngak mau digosipin ,kita jangan mendekati hal hal yang menjadi bahan gossip dalam segala hal.

Demikian penuturan Evi Tamala yang saaat itu keburu untuk tampil berdendang kembali.

Evi Tamala yang siang itu memakai busana muslim warna coklat ,kelihatan anggun diatas panggung ,Mbak Evi mengajak salah satu yang hadir untuk berduet bersama, tak ayal semua yang hadir pada mengangkat tangan berharap ditunjuk, sambil bernyanyi Evi Tamala turun panggung menghampiri mereka ,serentak mereka berhampuran turun mendekati panggung ,sampai panitia sempat dibuat “ribet” kerena ada yang berusaha memaksa untuk bisa memeluk Evi Tamala, namun dengan sabarnya Evi Tamala berkata “biarkan mereka, ngak apa-apa” .

Acara Az-Zahro dibilang sukses dan sedikit berbeda seperti acara yang biasa di helat oleh beberapa oragnisasi umumnya di Hongkong yaitu kehadiran peserta yang bukan dari kalangan BMI, lelaki yang disapa brother itu adalah pengusaha asal India, entah siapa yang membuatnya bisa berada ditengah tengah para BMI dan menyukai lagu –lagu dangdut yang dinyanyikan oleh Evi Tamala, setidaknya kita patut bangga karena lagu –lagu dangdut khas Indonesia ternyata juga digemari oleh warga asing.

Salah satu jama’ah juga tidak mau tinggal diam dengan aksi Evi Tamala tersebut. Nurul Istiqomah yang dikenal dengan Nuris, salah seorang BMI saat ditanya komentarnya mengenai acara Halal bi Halal ini menuturkan “saya sangat senang dengan acara ini, bisa ketemu mbak Evi Tamala ,karena dari dulu sampai sekarang saya suka sama lagu-lagunya, selain itu Mbak Evi orangnya juga ngak membeda-bedakan meskipun Mbak Evi seorang artis tapi ngak sombong, kalau di Indonesia saya belum tentu bisa ketemu dengan artis seperti disini”, ujar BMI asal Malang Jawa Timur ini dengan muka sumringah.

Salah seorang panitia penyelengara ketika ditanya tentang alasanya mengapa menghadirkan Evi Tamala diacara Halal bi Halal itu menuturkan “kami memang sengaja mengundang Mbak Evi , kerena ingin bisa mengumpulkan teman-teman sesama BMI (Buruh Migran Indonesia) dari berbagai kalangan, kalu Cuma mengundang Ustadzahnya nanti yang hadir pasti Cuma yang alim alim saja, sedang yang selain orang yang alim ngak akan mau datang,maka dari itu dengan mengundang artis seperti Mbak Evi kami berharap yang lainya juga akan datang, yang mungkin mulanya tujuanya datang untuk bisa mendegarkan artis bernyanyi akirnya mau ngak mau mereka juga akan ikut mendegarkan tausyiah dari Ustadzah dan itulah harapan kami , bisa membuka sedikit pintu hati, amin,”

Seusai makan malam bersama direstoran Masjid Amar’ Wan Chai lantai 5, kepada Laras dari Majelis ILHAM Online Evi Tamala menuturkan “Insya Allah nanti kalau punya album baru, launchingnya bisa diadakan disini dan sekalian saya akan membawa CD dan kasetnya“.(lrs)

Comments (1)

 

  1. fahri anwar says:

    aku mau ngundang juga entah kapan! lagi ngumpulin isi sampulnya buat enengg!

Leave a Reply