MANTAN TKW TEWAS DI TANGAN SUAMI
Haliah,25 mantan TKW asal Dusun Krajan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru ditemukan tewas di rumahnya, Senin (4/5) pagi. Haliah tewas bersama mantan majikannya yang menjadi suaminya, Chee Leong Fatt, warga negara Malaysia.
Informasi yang dihimpun Surya, peristiwa itu pertama kali diketahui Romli, saudara Haliah yang mendengar suara pertengkaran dan teriakan minta tolong dari rumah Haliah yang baru selesai dibangun.
Setelah teriakan minta tolong itu, hanya terdengar suara rintihan. Romli kemudian menendang pintu kamar menemukan Haliah dan suaminya, Chee Leong Fatt telah bersimbah darah di atas tempat tidur. “Sebelum peristiwa itu, saya dan beberapa saudara di sekitar rumah korban mendengar keduanya sering bertengkar,” ujar Romli saat diperiksa di Mapolsek Sumberbaru.
Menurut Romli, pertengkaran itu karena Haliah tidak mau diajak kembali ke Malaysia. Sebelum menempati rumahnya, keduanya mengontrak rumah di Surabaya. Leong Fatt sendiri sering bolak-balik Indonesia – Malaysia.
Haliah bekerja pada Leong ketika menjadi TKW tahun 2004 – 2006. Leong kemudian menikahi Haliah, dan sejak beberapa bulan terakhir keduanya mengontrak rumah di Surabaya sembari menunggu rumah Haliah di Sumberbaru selesai dibangun.
Pihak kepolisian menengarai, Leong membunuh istrinya kemudian bunuh diri dengan sebilah pisau. “Karena istri tidak mau diajak ke Malaysia, si suami menusuk istrinya hingga tewas kemudian bunuh diri dengan cara menusuk tubuhnya sendiri,” ujar Kapolsek Sumberbaru AKP Saidi.
Kepala Kantor Imigrasi Jember, Jon Rais menjelaskan, pihaknya telah memeriksa paspor Leong. “Dia mempunyai paspor yang berlaku hingga 2012. Karena dia lebih banyak tinggal di Surabaya, jika di Indonesia, maka izin tinggalnya mungkin ke Kantor Imigrasi Surabaya,” ujarnya







