<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MajelisIlham.Com &#187; BERITA</title>
	<atom:link href="http://majelisilham.com/category/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majelisilham.com</link>
	<description>Majelis Ilham Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jun 2010 19:12:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ariel Sang Don Juan Itu</title>
		<link>http://majelisilham.com/2010/06/08/ariel-sang-don-juan-itu/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2010/06/08/ariel-sang-don-juan-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 18:35:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta- Video porno mirip Ariel &#8216;Peterpan&#8217; dengan mirip  Luna Maya, serta mirip Cut Tari telah beredar. Kabarnya, masih ada 30  perempuan lagi. Benarkah Ariel don juan?
&#8220;Ada 32 wanita antara  lain mirip dengan Ratu Felisha, mirip Aura Kasih, mirip Andhara Early  dan mirip vokalis band SHE, Melly Herlina,&#8221; ungkap sumber INILAH.COM  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>- Video porno mirip Ariel &#8216;Peterpan&#8217; dengan mirip  Luna Maya, serta mirip Cut Tari telah beredar. Kabarnya, masih ada 30  perempuan lagi. Benarkah Ariel don juan?</p>
<p>&#8220;Ada 32 wanita antara  lain mirip dengan Ratu Felisha, mirip Aura Kasih, mirip Andhara Early  dan mirip vokalis band SHE, Melly Herlina,&#8221; ungkap sumber INILAH.COM  yang dekat dengan Luna Maya di Jakarta, Selasa (8/6/2010).<span id="more-335"></span></p>
<p>Menurutnya, sebagain besar dari perempuan yang bercinta dengan Ariel itu  adalah artis. Sekadar mengingatkan, video porno itu beredar dua versi.  Pertama, versi &#8216;Ariel&#8217; dan &#8216;Luna Maya&#8217;, yang beredar pada Kamis (3/6).  Versi kedua, &#8216;Ariel&#8217; dan &#8216;Cut Tari&#8217;. Video berdurasi 8 menit 45 detik  itu beredar pada Selasa (8/6/2010).</p>
<p>Meski belum pasti apakah  pemeran dalam dua video tersebut benar-benar Ariel, Luna Maya dan Cut  Tari, asumsi publik menyatakan Ariel adalah don juan sang petualangan  cinta. Alasannnya sederhana saja. Ariel secara kasat mata terlihat dekat  dengan begitu banyak artis perempuan. Itu yang tertangkap kamera  infotainmen. Untuk menguatkan pernyataan tersebut, inilah sembilan artis  perempuan yang mewarnai kisah cintanya.</p>
<p>Melly personel &#8216;She&#8217;  adalah salah satu mantan Ariel. Hubungan cinta Ariel dan perempuan yang  kini menjadi istri pebasket tim Garuda Bandung, Firmansyah, dan memiliki  anak, Radinka Mikayla Firmansyah terjadi di Kota Kembang, Bandung.</p>
<p>Namun hubungan itu harus kandas di tengah jalan dengan alasan yang tak  sempat terungkap media. Maklum, saat itu Ariel belum menyandang nama  besar di dunia hiburan dan infotainmen seperti saat ini.</p>
<p>Audy  Item pun sempat dekat dengan vokalis Peterpan ini. Namun, kedekatan  kedua musisi yang terendus infotainmen ini tak bertahan lama. Keduanya  pun kini sudah saling menjauh.</p>
<p>Perempuan ketiga yang ada di  dekat Ariel, adalah Bunga Citra Lestari. Kala itu BCL, sapaan akrab  Bunga, yang belum menjadi istri sah Ashraf Sinclair ini tertangkap  kamera tengah mesra jalan berdua di sebuah pusat perbelanjaan.</p>
<p>Tak hanya gosip dengan BCL, Ariel juga sempat lengket dengan Aura Kasih.  Kedekatan inilah yang memunculkan kabar adanya pertengkaran antara  finalis Miss Indonesia itu dengan Luna Maya yang saat itu memang dekat  dengan Ariel.</p>
<p>Ariel tak berhenti menorehkan kisah cinta. Menjadi  model iklan shampo Sunslik, Ariel membuat berita terlibat cinta lokasi  dengan model asal Inggris berdarah Italia-Skotlandia, Amy Lee. Alih-alih  membantah, Ariel dan Amy sempat dekat pada Maret 2009.</p>
<p>Kisah  cinta Ariel dengan lima artis perempuan cantik itu tak memupuskan rumor  kedekatannya dengan model dan presenter cantik Andhara Early. Kedekatan  itulah yang sempat menciptakan berita, Ariel penyebab perceraian Andhara  dengan Cessa David Lukmasyah. Ironisnya lagi, rumor beredar Ariel  adalah ayah dari putera semata wayang Andhara. Benatrkah?</p>
<p>Enam  kisah cinta Ariel itu ternyata kalah menghebohkan dengan kisah cinta  Ariel dengan model, pemain sinetron dan presenter, Cut Tari. Maklum,  video seks yang diduga Ariel dan Cut Tari beredar di dunia maya, Selasa  (8/6/2010).</p>
<p>Mungkin saja, video seks itu benar. Mengingat sempat  muncul berita Ariel yang menjadi orang ketiga penyebab kerenggangan  rumah tangga Cut dengan suaminya Yusuf Subrata pada 2007. Kisah cinta  Ariel yang menghebohkan lagi adalah kedekatannya dengan Luna Maya.  Pasang surut rumor kerap menerpanya. Namun sepertinya keduanya bisa  mengatasinya. Malah Luna boleh bersyukur karena rumor apapun tentang  kedekatannya dengan Ariel, langsung melambungkan namanya di dunia  hiburan Indonesia.</p>
<p>Sampai akhirnya, video seks Ariel dan Luna  beredar di dunia maya, pada akhir pekan lalu. Belum ada klarifikasi,  baik Ariel dan Luna terkesan menghindar karena tetap bungkam. Sekalipun,  Hajar Indonesia dengan kuasa hukum Farhat Abass telah melaporkannya ke  Mapolda Metro Jaya.</p>
<p>Terakhir ada Sarah Amelia. Perempuan ini  adalah satu-satunya perempuan yang menikah resmi dengan Ariel, dan yang  melahirkan anak bernama Alea. Namun rumah tangga itu hanya bertahan  setahun lebih saja, karena keduanya resmi bercerai di Bandung, Maret  2008. Akankah petualangan cinta san don juan akan kandas dengan  beredarnya sejumlah video porno itu? <strong>[air]</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2010/06/08/ariel-sang-don-juan-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ditinggal Ibu ke Negeri Jiran, Anak Dirantai Bertahun-tahun</title>
		<link>http://majelisilham.com/2010/06/08/ditinggal-ibu-ke-negeri-jiran-anak-dirantai-bertahun-tahun/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2010/06/08/ditinggal-ibu-ke-negeri-jiran-anak-dirantai-bertahun-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 18:11:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[ 
Jombang (beritajatim.com) –? Heri Susanto (22), warga Dusun Jatirejo, Desa Jombok, Kecamatan  Ngoro, harus menjalani hidup dalam pasungan. Sudah hampir tiga tahun ini  Heri di rantai keluarganya di sebuah rumah kosong di belakang  pekarangan. Maklum saja, pemuda berambut lurus ini menderita gangguan  jiwa. Ia kerap mengamuk serta meresahkan warga sekitar.
Warga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 20px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"> </span></p>
<p><strong>Jombang (beritajatim.com)</strong> –? Heri Susanto (22), warga Dusun Jatirejo, Desa Jombok, Kecamatan  Ngoro, harus menjalani hidup dalam pasungan. Sudah hampir tiga tahun ini  Heri di rantai keluarganya di sebuah rumah kosong di belakang  pekarangan. Maklum saja, pemuda berambut lurus ini menderita gangguan  jiwa. <span id="more-326"></span>Ia kerap mengamuk serta meresahkan warga sekitar.</p>
<p>Warga  menduga, gangguan jiwa yang diderita Heri itu disebabkan oleh  keluarganya tidak harmonis. Ibunya, yakni Sumilah, sudah bertahun-tahun  menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) di Malaysia. Hingga kini Sumilah tak  kunjung pulang. Sedangkan ayahnya, Khairidin, hanya seorang buruh tani.</p>
<p>Diruangan  kosong belakang rumahnya, Heri hanya duduk dengan pandangan kosong.  Sebuah rantai besi yang nyaris karatan melingkar di kaki kirinya.  Sehari-hari anak pasangan Khairidin–Sumilah ini terpaksa menjalani  hidup, termasuk makan dan buang air di tempat tersebut.</p>
<p>Awalnya,  Heri dibiarkan bebas berkeliaran oleh kedua orang tuanya. Namun hal itu  tidak berlangsung lama. Lantaran sering mengamuk dan merusak rumah warga  sekitar, Heri akhirnya dipasung. &#8220;Karena sering mengamuk, dia saya  pasung sekitar tiga tahun ini,&#8221; kata Khairidin, orang tua Heri, Sabtu  (5/6/2010).</p>
<p>Keluarga terpaksa menuruti keinginan warga sekitar  yang resah akibat ulah Heri dengan merantainya di rumah kosong. Sejumlah  upaya pengobatan sudah ditempuh namun tak kunjung memberikan hasil.  Karena terbentur biaya,keluarga hanya pasrah,apalagi sejauh ini mereka  tak pernah mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah.</p>
<p>Menurut  Kharidin, gangguan kejiwaan yang dialami putranya tersebut sejak  menginjak usia 17 tahun. Saat itu, Heri baru lulus sekolah dan bekerja  disebuah perusahaan swasta. &#8220;Setelah bekerja selama 2 tahun itu, Heri  keluar dan sering marah-marah. Bahkan kalau kemauannya tidak dipenuhi,  Heri mengamuk dan merusak apa saja yang ditemuinya,&#8221; terang<br />
?Kharidin  lagi.</p>
<p>Sementara itu, Nugroho, Kepala Desa Jombok yang merasa  prihatin dengan derita Heri mengatakan. Gangguan kejiwaan yang di derita  anak pasangan Khairidin – Sumilah ini diduga karena kondisi ketidak  harmonisan keluarganya. Sejak kecil kedua orang tuanya berpisah.</p>
<p>&#8220;Sumilah,  ibu Heri sudah belasan tahun merantau menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita)  di Malaysia dan hingga kini belum juga pulang. Mungkin itu salah satu  penyebabnya karena kurang kasih sayang dari sang ibu,&#8221; ujar Nugroho.</p>
<p>Sebenarnya,  pemerintah desa sudah melaporkan dan mengupayakan bantuan untuk  penyembuhan Heri. Hanya saja, hingga saat ini belum mendapatkan respon  yang semestinya. Meski demikian, pemerintah desa setempat akan terus  berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk mengupayakan evakuasi  korban ke rumah sakit jiwa. <strong>[suf/kun]</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2010/06/08/ditinggal-ibu-ke-negeri-jiran-anak-dirantai-bertahun-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rapat Koordinasi Dalam Upaya Peningkatan Penempatan dan Perlindungan TKI di Malaysia</title>
		<link>http://majelisilham.com/2010/06/08/rapat-koordinasi-dalam-upaya-peningkatan-penempatan-dan-perlindungan-tki-di-malaysia/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2010/06/08/rapat-koordinasi-dalam-upaya-peningkatan-penempatan-dan-perlindungan-tki-di-malaysia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 18:05:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Kementerian Tenaga Kerja dan  Transmigrasi menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Pertemuan dengan Para  Pemangku Kepentingan Dalam Upaya Peningkatan Penempatan dan  Perlindungan TKI di Malaysia. 
Rakor dibuka secara resmi oleh  Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar yang didampingi  Dubes RI untuk Malaysia, Dai Bachtiar dan Plt. Dirjen Pembinaan dan  Penempatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><span>Kementerian Tenaga Kerja dan  Transmigrasi menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Pertemuan dengan Para  Pemangku Kepentingan Dalam Upaya Peningkatan Penempatan dan  Perlindungan TKI di Malaysia. <span id="more-324"></span></p>
<p>Rakor dibuka secara resmi oleh  Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar yang didampingi  Dubes RI untuk Malaysia, Dai Bachtiar dan Plt. Dirjen Pembinaan dan  Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) A. Malik Harahap di Kantor  Kemenakertrans, Jakarta Kamis, (3/6.</p>
<p>Rakor ini diadakan paska  penandatangan <em>Letter of Intent</em>(LoI) pada tanggal 18 Mei 2010 oleh  Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI dan Menteri Dalam Negeri  Malaysia yang disaksikan oleh kedua kepala Pemerintahan. Dalam  konferensi pers usai penandatangan <em>Letter of Intent</em>(LoI) itu  Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan perlu segera dilakukan  pembenahan dalam pelayanan penempatan dan perlindungan TKI ke Malaysia,  sehingga dalam kurun waktu lebih kurang 2 (dua) bulan diharapkan  penempatan TKI <em>(domestic worker)</em> ke Malaysia dapat dibuka  kembali.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, Kementerian Tenaga Kerja dan  Transmigrasi mempersiapkan action plan tentang hal-hal apa yang perlu  dibenahi selama 2 (dua) bulan ke depan <em>(Route Map),</em> diantaranya  menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan para Pemangku Kepentingan yang  dimaksudkan untuk menyamakan persepsi, Komitmen <em>Law Enforcement</em> Paska Moratorium karena masih terdapat penempatan <em>domestic worker</em> secara non-prosedural.</p>
<p>Rapat Koordinasi penyempurnaan mekanisme  penempatan dan perlindungan TKI ke Malaysia, membahas <em>Route Map</em> kegiatan selama 2 bulan yang akan dilakukan secara bertahap termasuk<span> </span><em>Law Enforcement</em>.</p>
<p>Adapun pokok-pokok pembahasan  dalam rakor adalah:</p>
<ul>
<li>Standardisasi perjanjian penempatan;</li>
<li>Penyampaian surat edaran pendelegasian kewenangan Menakertrans  kepada Gubernur;</li>
<li>Pelayanan Keimigrasian tentang Paspor TKI bagi Calon TKI;</li>
<li>Indikasikan WNI yang akan bepergian ke Malaysia dengan Paspor  Umum (Pas Lintas Batas), tetapi mereka akan bekerja;</li>
<li>Pemantauan secara berkala dalam upaya menegakkan <em>Law  Enforcement</em> yang dikoordinasikan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan  Transmigrasi RI.</li>
</ul>
<p>Dalam Rakor tersebut akan melibatkan pemangku kepentingan  penempatan dan perlindungan TKI di Malaysia, yakni :</p>
<ul>
<li>Perwakilan RI se Malaysia ;</li>
<li>Para Gubernur daerah potensial TKI dan daerah Perbatasan  (embarkasi/ debarkasi);</li>
<li>Pejabat eselon I instansi terkait Pusat: Ditjen Imigrasi, Ditjen  Administrasi Kependudukan, Ditjen Protokoler dan Konsuler Kementerian  Luar Negeri, dan lain sebagainya.</li>
<li>Kapolda daerah potensial TKI dan daerah Perbatasan (embarkasi/  debarkasi);</li>
<li>Para Kepala Dinas yang bertanggung jawab di bidang  ketenagakerjaan Provinsi;</li>
<li>Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus, Kelas 1 dan 2 daerah  perbatasan (embarkasi dan debarkasi).</li>
</ul>
<p>Sebagai langkah tindak lanjut, pada tanggal 4 Juni 2010 akan  dilakukan Rapat Penyelenggaraan Konsultasi Evaluasi Kinerja PPTKIS dan  Lembaga Penunjang, dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada PPTKIS  agar dapat menyikapi kebijakan pemerintah tentang penghentian sementara <em>(Moratorium)</em> penempatan TKI <em>Domestic Worker</em> ke Malaysia.</p>
<p>Pada  kesempatan tersebut juga akan dilakukan pembinaan terhadap seluruh  PPTKIS untuk meningkatkan kinerja melalui pelayanan prima dan  mempersiapkan diri menghadapi diberlakukannya Standar ISO 9001.</p>
<p><strong>Pusat  Humas Kemenakertrans</strong></span></p>
<p><span> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2010/06/08/rapat-koordinasi-dalam-upaya-peningkatan-penempatan-dan-perlindungan-tki-di-malaysia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menakertrans : Pelatihan Calon Tenaga Kerja di BLK agar dimasukan ke dalam Sistem Pendidikan Nasional</title>
		<link>http://majelisilham.com/2010/06/08/menakertrans-pelatihan-calon-tenaga-kerja-di-blk-agar-dimasukan-ke-dalam-sistem-pendidikan-nasional/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2010/06/08/menakertrans-pelatihan-calon-tenaga-kerja-di-blk-agar-dimasukan-ke-dalam-sistem-pendidikan-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 17:56:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[Menakertrans memberikan  rekomendasi agar pelatihan calon tenaga kerja di Balai Latihan Kerja  (BLK) dapat dimasukkan ke dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).  Hal ini perlu dilakukan untuk menjembatani adanya kesenjangan antara  lulusan pendidikan formal dan norformal di Indonesia dengan pasar kerja  dan kebutuhan industri. 
“Tugas Kementerian Tenaga Kerja dan  Transmigrasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><span>Menakertrans memberikan  rekomendasi agar pelatihan calon tenaga kerja di Balai Latihan Kerja  (BLK) dapat dimasukkan ke dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).  Hal ini perlu dilakukan untuk menjembatani adanya kesenjangan antara  lulusan pendidikan formal dan norformal di Indonesia dengan pasar kerja  dan kebutuhan industri. <span id="more-322"></span></p>
<p>“Tugas Kementerian Tenaga Kerja dan  Transmigrasi adalah menghilangkan kesenjangan antara dunia pendidikan  dengan pasar kerja dan industri melalui pelatihan-pelatihan di BLK.  Sehingga nantinya lulusan pendidikan formal bisa mengikuti pelatihan  agar dapat menambah keterampilan, keahlian dan kompetensi yang  disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, “kata Menakertrans.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin  Iskandar seusai melepas peserta jalan sehat dalam kegiatan Gerakan Aksi  Semangat Indonesia Menuju Masyarakat Produktif &#8221; di Parkir Timur  Senayan Jakarta, Minggu (6/6).</p>
<p>Menakertrans mengatakan pihaknya  telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Nasional untuk  bekerja sama menyelaraskan pelatihan calon tenaga kerja agar dapat  dimasukkan ke dalam Sisdiknas.</p>
<p>“Yang akan kita pacu terus  menerus adalah peningkatan daya saing dan produktivitas tenaga kerja  agar dapat bersaing dengan negara lain di dunia. Oleh karena itu kita  akan tingkatkan jumlah pelatihan, dan keterampilan dan kapasitas tenaga  kerja kita melalui pelatihan di BLK, “ kata Menakertrans.</p>
<p>Menakertans mengatakan kesiapan dalam memasuki dunia kerja dari  lulusan-lulusan perguruan tinggi, sekolah menegah atas dan SMP  kebanyakan tidak cukup. Harus ditambah dengan mengikuti berbagai  pelatihan keterampilan di Balai Latihan Kerja. kita akan mendorong dan  meningkatkan kualitas dan kuatitas BLK.</p>
<p>“Saya mendorong langkah  siapa saja untuk memberi motivasi dan semangat produktifitas nasional.  Yang dibutuhkan yaitu kreatifitas, etos kerja yang tinggi, inovasi,  kualiatas kemampuan, keterampilan dan kompetensi kerja yang semuanya  hasilnya adalah produktifitas”, kata Menakertrans.</p>
<p>Menakertrans mengatakan peningkatan produktivitas harus dijadikan  gerakan nasioanal disemua sektor dan daerah , baik pada skala makro  maupun mikro dengan memperhatikan faktor lingkungan.</p>
<p>“Gerakan  Nasional Peningkatan Produktivitas adalah suatu gerakan seluruh komponen  bangsa untuk meningkatkan produktivitas nasional yang terencana,  terkoordinasi, sinergis dan terpadu yang harus didukung oleh semua  komponen bangsa, baik pemerintah, swasta dan masyarakat, “ kata  Menakertans.</p>
<p>Dijelaskan Menakertrans, ada 3 tahapan dalam upaya  peningkatan produktivitas yaitu membangun kesadaran dan komitmen tentang  arti pentingnya produktivitas (awareness strategy), peningkatan  produktivitas (improvement strategy) di seluruh sektor dan ketiga  memelihara hasil peningkatan produktivitas (maintenance strategy).</p>
<p><strong>Pusat Humas Kemenakertrans</strong> </span></p>
<p><span></p>
<div style="width: 725px;"></div>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2010/06/08/menakertrans-pelatihan-calon-tenaga-kerja-di-blk-agar-dimasukan-ke-dalam-sistem-pendidikan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenang &#8220;Tragedi Zakat&#8221; Pasuruan</title>
		<link>http://majelisilham.com/2009/08/28/mengenang-tragedi-zakat-pasuruan/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2009/08/28/mengenang-tragedi-zakat-pasuruan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 07:48:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[MII]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Pelajaran berharga lainnya, dari peristiwa tragedi zakat Pasuruan adalah di saat warga miskin masih membutuhkan bantuan, ketika negara belum mampu mengentaskan warga dari kemiskinan, maka di negara ini masih diperlukan dermawan seperti H Saikhon yang rela menyisihkan sebagian hartanya untuk sesama.
DI bulan Ramdan yang suci ini, setiap umat Islam di samping berkewajiban menjalankan ibadah puasa, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pelajaran berharga lainnya, dari peristiwa tragedi zakat Pasuruan adalah di saat warga miskin masih membutuhkan bantuan, ketika negara belum mampu mengentaskan warga dari kemiskinan, maka di negara ini masih diperlukan dermawan seperti H Saikhon yang rela menyisihkan sebagian hartanya untuk sesama.</p>
<p>DI bulan Ramdan yang suci ini, <span id="more-307"></span>setiap umat Islam di samping berkewajiban menjalankan ibadah puasa, juga bersedekah, termasuk membayar zakat. <!--more-->Ada hal yang pantas diingat, yakni tragedi pembagian zakat di Pasuruan, Senin 15 September 2008, yang menelan 21 korban jiwa dan puluhan korban luka luka.</p>
<p>Tragedi itu pantas dingat agar tak terulang. Peristiwa tahun lalu itu memberikan kejelasan bagi kita semua akan sesuatu yang sudah jelas, yakni adanya kesenjangan antara si kaya dan si miskin.<br />
Kesenjangan itu tercetak tebal pada pembagian zakat itu, satu keluarga membagi zakat untuk 5.000 warga miskin adalah jawaban kesenjangan yang amat terang. Setiap tahun keluarga H Saikhon membagi zakatnya.<br />
Ada ribuan warga miskin yang berbondong-bondong menunggu momen pembagian zakat itu. Bahkan, setiap tahun bertambah jumlahnya.</p>
<p>Negara, melalui presiden meminta kepolisian untuk memberi sanksi kepada siapapun yang bersalah dalam tragedi itu dengan menitik tekankan pada pencegahan agar tahun di masa depan tidak terjadi peristiwa tragis semacam itu lagi.</p>
<p>Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyalahkan cara pembagian zakat yang mendatangkan massa sehingga tidak dapat dikontrol dengan baik. Dari dua tanggapan itu, menunjukan, fokus perhatiannya terbatas pada apa yang terjadi.</p>
<p>Sesungguhnya, hal itu merupakan pelajaran bagi kita semua, termasuk kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bahwa warga miskin di Indonesia masih banyak, tanggung jawab mengentas kemiskinan tetap ada di tangan negara.</p>
<p>Demikian halnya MUI, mendapat pelajaran, ternyata masyarakat masih banyak yang belum memahami bagaimana bersedakah yang baik dan benar sesuai tuntuntan agama Islam. Belum percaya sepenuhnya kepada Badan Amal Zakat yang ada, maupun lembaga swadaya masyarakat yang memfokuskan pada distribusi zakat sedekah dan lain-lain.</p>
<p>Ini menjadi tugas MUI untuk memberikan pencerahan bagi seluruh umat. Cara-cara jitu yang bagaimanakah agar penyaluran sedekah dapat mencapai sasaran, tanpa ada penyimpangan, tanpa korban?</p>
<p>Menyalahkan H Saikhon dan atau keluarganya atas terjadinya tragedi zakat Pasuruan, adalah tindakan yang paling mudah dan paling bodoh. Ketika semuanya telah terjadi, di depan mata kita kesalahan begitu jelas terlihat. Hukum melihat secara benar salah, sehingga ada yang diposisikan sebagai tersangka. Dari sisi agama, dengan mudahnya orang melontarkan, ada riya’ dibalik berzakat.</p>
<p>Marilah kita coba melihat dari sisi posistif atas peristiwa itu. Sudah sepantasnya, apa yang dilakukan H Saikhon diapresiasi posistif, sebab dalam situasi kapitalistik, hedonisme, individualistis, dan di tengah masyarakat yang kesulitan secara ekonomi, terimpit tuntutan biaya Lebaran, masih ada yang rela berbagi rezeki.</p>
<p>Harus diakui, situasi masyarakat seperti sekarang ini, jarang kita temukan dermawan seperti H Saikhon lainnya. Semestinya dipahamai, dalam penyelenggaraan pembagian zakat itu, tidak akan diketemukan motif untuk melakukan “pembunuhan “ terhadap 21 korban.</p>
<p>Sehingga unsur niatpun sesungguhnya tak mungkin dapat diketemukan. Kalau ada hanya ketidaktahuan dalam mengelola pembagian zakat yang efektif, efisien dan tepat sasaran, apalagi jumlah yang hadir pada waktu itu diperkirakan berjumlah lima ribuan itu. Kalaupun menimbulkan korban jiwa maupun luka dari sisi hukum, merupakan kelalaian semata, tidak ada unsur kesengajaan.</p>
<p>Pantas dicatat, bahwa selama ini, cara-cara berderma baik itu bersedekah, berzakat, berbagai suka, selalu dilakukan dengan cara dermawan didatangi oleh kaum miskin papa. Apa yang dilakukan oleh seleberiti, artis, politiis, saat berbagi keceriaan pada waktu berulang tahun, tasyakuran pun mendatangkan para penerima sedekah.</p>
<p>Demikian halnya yang dilakukan oleh pemerintah, rakyat miskin harus berdesak desakan untuk mendapatkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang konon sebagai bantuan kompenmsasi atas naiknya harga BBM tanggal 1 Mei 2008 lalu.</p>
<p>Dari titik ini, kita dapatkan satu kesimpulan, bahwa selama ini apa yang terlihat di depan mata kita, sehari-hari si kaya memamerkan kedermawaannya melalui media massa, yang menambah kepopuleran mereka di mata masyarakat.</p>
<p>Demikian halnya pemerintah, menunjukan kekuasaannya dengan menjadikan rakyat miskin harus repot antri berjam jam, sekedar untuk mendapatkan bantuan Rp 300.000 yang akan habis untuk memenuhi sebagian kebutuhan konsumsi sehari-hari.</p>
<p>Pelajaran yang dapat kita petik dari tragedi zakat Pasuruan, yaitu bagaimana upaya yang harus dilakukan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat miskin, sehingga masyarakat miskin tidak menjadi tergantung pada kebijakan “memberi batuan” yang cepat habis. Sebab kebijakan dengan label memberi, merupakan pelajaran buruk bagi warga miskin untuk menjadi peminta-minta.</p>
<p>Membuka lapangan pekerjaan, dan kesempatan berusaha di berbagai bidang, merupakan langkah positif bagi masyarakat agar menjadi warga yang mandiri secara ekonomi. Sementara itu kebijakan lainnya yang melakukan penggusuran terhadap pedagang kaki lima, rumah rumah di bantaran sungai, rumah rumah di atas tanah negara, adalah kebijakan pemiskinan jika tidak disertai relokasi ke tempat lain yang memadai.</p>
<p>Pelajaran berharga lainnya, dari peristiwa tragedi zakat Pasuruan adalah di saat warga miskin masih membutuhkan bantuan, ketika negara belum mampu mengentaskan warga dari kemiskinan, maka di negara ini masih diperlukan dermawan seperti H Saikhon yang rela menyisihkan sebagian hartanya untuk sesama.</p>
<p>Tinggal bagaimanakah memanfaatkan sebagaian harta dari para dermawan itu digunakan untuk memberdayakan masyarakat miskin dengan cara-cara yang bijak dan tepat sasaran. Hari hari ini, umat muslim, sudah saatnya kembali membayar zakat, mudah mudahan tidak ada lagi bencana di atas kedermawaan warga.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2009/08/28/mengenang-tragedi-zakat-pasuruan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TKI dan Keluarga &#8220;diberdayakan&#8221;</title>
		<link>http://majelisilham.com/2009/05/08/tki-dan-keluarga-diberdayakan/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2009/05/08/tki-dan-keluarga-diberdayakan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 10:09:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[MII]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[


Tenaga kerja Indonesia dan keluarga bakal segera mendapatkan program pemberdayaan di daerah asal mereka. Program ini berjalan di 80 desa di Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, sejak April 2009 sampai Maret 2011.
Program pemberdayaan TKI atau mantan TKI dan keluarganya bertujuan memperbaiki perlindungan buruh migran Indonesia dengan meningkatkan kesadaran. Kegiatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Tenaga kerja </span><span style="font-family: Arial;">Indonesia</span><span style="font-family: Arial;"> dan keluarga bakal segera mendapatkan program pemberdayaan di daerah asal mereka. Program ini berjalan di 80 desa di Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, sejak April 2009 sampai Maret 2011.</span><span id="more-286"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Program pemberdayaan TKI atau mantan TKI dan keluarganya bertujuan memperbaiki perlindungan buruh migran </span><span style="font-family: Arial;">Indonesia</span><span style="font-family: Arial;"> dengan meningkatkan kesadaran. Kegiatan yang berlangsung simultan ini juga berupaya meningkatkan akses TKI terhadap pengelolaan informasi dan layanan keuangan bagi keluarga yang berada di daerah.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Mohammad Jumhur Hidayat di Jakarta, Selasa (5/5), mengatakan bahwa program ini menggunakan dana hibah dari Ausaid melalui program Australia-Nusa Tenggara for Regional Autonomy (Antara), Japan Social Development Fund (JSDF), dan Bank Dunia.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">”BNP2TKI berperan memimpin sekaligus mengoordinasi Komite Penata Kelola Program yang beranggotakan perwakilan dari lembaga donor dan wakil dari wilayah Jawa dan Nusa Tenggara,” ujar Jumhur.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Program ini akan diluncurkan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (6/5), oleh Gubernur NTB Zainul Majdi. Duta Besar Australia Bill Farmer dan Sekretaris Parlemen </span><span style="font-family: Arial;">Australia</span><span style="font-family: Arial;"> urusan Bantuan Pembangunan Internasional Bob McMullan dijadwalkan hadir.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Pemberdayaan TKI atau mantan TKI beserta keluarga di daerah asal kini menjadi perhatian pemerintah, terutama selama krisis global yang mengakibatkan banyak TKI menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di negara penempatan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;">Remitansi</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Pemerintah berharap program ini menjadi salah satu peredam dampak krisis. Apalagi roda perekonomian di daerah asal TKI selama ini sangat bergantung pada pengiriman uang dari luar negeri (remitansi).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Saat ini, sedikitnya 6 juta TKI bekerja di luar negeri. Mereka mengirim uang ke </span><span style="font-family: Arial;">Indonesia</span><span style="font-family: Arial;"> 6,1 miliar dollar AS (sekitar Rp 61 triliun) per tahun.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Untuk tahun 2008, nilai remitansi TKI mencapai Rp 82,4 triliun atau naik 37,3 persen dari tahun 2007. Sebagian besar remitansi masuk langsung ke daerah asal TKI dan menggerakkan perekonomian setempat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">”Masuknya uang ke desa-desa telah menghidupkan usaha-usaha kecil dan menengah serta mengurangi pengangguran dan kemiskinan,” ujar Jumhur.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Menanggapi hal tersebut Syamsul Arifin, Ketua Umum Majelis Ilham Indonesia (MII) di Surabaya mengatakan selayaknya pemerintah melakukan seperti ini dari dulu. &#8220;agak terlambat tapi lebih baik daripada tidak sama sekali&#8221;. MII sdh melakukan ini  sudah berjalan beberapa tahun dan waktu itu sudah kita sampaikan kepada pemerintah namun tidak ada respon. &#8220;Jangankan merespon, di undang untuk berinteraksi ke keluarga TKI aja tidak ada yang datang.&#8221; ujar mantan BMI Amerika tersebut. (Ad)<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2009/05/08/tki-dan-keluarga-diberdayakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MANTAN TKW TEWAS DI TANGAN SUAMI</title>
		<link>http://majelisilham.com/2009/05/08/mantan-tkw-tewas-di-tangan-suami/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2009/05/08/mantan-tkw-tewas-di-tangan-suami/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 09:40:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[MII]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[  
Haliah,25 mantan TKW asal Dusun Krajan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru ditemukan tewas di rumahnya, Senin (4/5) pagi. Haliah tewas bersama mantan majikannya yang menjadi suaminya, Chee Leong Fatt, warga negara Malaysia. 
Informasi yang dihimpun Surya, peristiwa itu pertama kali diketahui Romli, saudara Haliah yang mendengar suara pertengkaran dan teriakan minta tolong dari rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span> <mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --> <!--[endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:595.45pt 841.7pt; 	margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]> <mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} --> <!--[endif]--></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><strong>Haliah,</strong>25 mantan TKW asal Dusun Krajan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru ditemukan tewas di rumahnya, Senin (4/5) pagi. Haliah tewas bersama mantan majikannya yang menjadi suaminya, Chee Leong Fatt, warga negara </span><span style="font-family: Arial;">Malaysia</span><span style="font-family: Arial;">.<span> </span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Informasi yang dihimpun Surya, peristiwa itu pertama kali diketahui Romli, saudara Haliah yang mendengar suara pertengkaran dan teriakan minta tolong </span><span id="more-281"></span><span style="font-family: Arial;">dari rumah Haliah yang baru selesai dibangun. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Setelah teriakan minta tolong itu, hanya terdengar suara rintihan. Romli kemudian menendang pintu kamar menemukan Haliah dan suaminya, Chee Leong Fatt telah bersimbah darah di atas tempat tidur. “Sebelum peristiwa itu, saya dan beberapa saudara di sekitar rumah korban mendengar keduanya sering bertengkar,” ujar Romli saat diperiksa di Mapolsek Sumberbaru. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Menurut Romli, pertengkaran itu karena Haliah tidak mau diajak kembali ke </span><span style="font-family: Arial;">Malaysia</span><span style="font-family: Arial;">. Sebelum menempati rumahnya, keduanya mengontrak rumah di </span><span style="font-family: Arial;">Surabaya</span><span style="font-family: Arial;">. Leong Fatt sendiri sering bolak-balik </span><span style="font-family: Arial;">Indonesia</span><span style="font-family: Arial;"> &#8211; </span><span style="font-family: Arial;">Malaysia</span><span style="font-family: Arial;">.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Haliah bekerja pada Leong ketika menjadi TKW tahun 2004 &#8211; 2006. Leong kemudian menikahi Haliah, dan sejak beberapa bulan terakhir keduanya mengontrak rumah di </span><span style="font-family: Arial;">Surabaya</span><span style="font-family: Arial;"> sembari menunggu rumah Haliah di Sumberbaru selesai dibangun. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Pihak kepolisian menengarai, Leong membunuh istrinya kemudian bunuh diri dengan sebilah pisau. “Karena istri tidak mau diajak ke </span><span style="font-family: Arial;">Malaysia</span><span style="font-family: Arial;">, si suami menusuk istrinya hingga tewas kemudian bunuh diri dengan cara menusuk tubuhnya sendiri,” ujar Kapolsek Sumberbaru AKP Saidi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Kepala Kantor Imigrasi Jember, Jon Rais menjelaskan, pihaknya telah memeriksa paspor Leong. “Dia mempunyai paspor yang berlaku hingga 2012. Karena dia lebih banyak tinggal di </span><span style="font-family: Arial;">Surabaya</span><span style="font-family: Arial;">, jika di </span><span style="font-family: Arial;">Indonesia</span><span style="font-family: Arial;">, maka izin tinggalnya mungkin ke Kantor Imigrasi Surabaya,” ujarnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2009/05/08/mantan-tkw-tewas-di-tangan-suami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MARTABAT BURUH MIGRAN</title>
		<link>http://majelisilham.com/2009/05/08/martabat-buruh-migran/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2009/05/08/martabat-buruh-migran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 09:22:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[MII]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[




 

BARU sepekan lalu kita memperingati Hari Buruh. Di tengah hiruk pikuk berita politik di tanah air terkait pemilu dan kasus Antasari Azhar, ada kabar positif yang tidak terlalu mendapat perhatian. Yakni, devisa yang dikirimkan para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri tahun lalu naik signifikan. Rupanya, di tengah kondisi krisis ekonomi global saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;">BARU</span></strong><span style="font-family: Arial;"> sepekan lalu kita memperingati Hari Buruh. Di tengah hiruk pikuk berita politik di tanah air terkait pemilu dan kasus Antasari Azhar, ada kabar positif yang tidak terlalu mendapat perhatian. Yakni, devisa yang dikirimkan para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri tahun lalu naik signifikan. Rupanya, di tengah kondisi krisis ekonomi global saat ini, semangat mereka tidak kendur. </span><span id="more-274"></span><span style="font-family: Arial;">Jumlah uang yang mereka kirimkan ke tanah air mencapai USD 8,24 miliar atau sekitar Rp 86,7 triliun.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
Seperti yang dirilis Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), kiriman uang (remitansi) para TKI naik sekitar 37 persen. Sebelumnya, para buruh migran </span><span style="font-family: Arial;">Indonesia</span><span style="font-family: Arial;"> itu rata-rata mengirimkan USD 6,1 miliar atau sekitar Rp 64,2 triliun.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
Masuknya aliran uang ke kampung halaman para TKI, seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Barat, dan Jawa Timur, itu memang sangat besar artinya bagi daerah. Bukan hanya bagi para anggota keluarga mereka, tapi juga sebagai stimulus ekonomi daerah.</span></p>
<p>Yang perlu diketahui, sekitar Rp 86,7 triliun hasil kucuran keringat para pahlawan devisa tersebut hanyalah yang bisa dihitung lewat kiriman uang melalui jasa perbankan. Karena itu, nilai riil uang kiriman pembantu rumah tangga (PRT) dan pekerja konstruksi di Malaysia, sopir dan PRT di Timur Tengah, serta pekerja sektor manufaktur di Korea Selatan dan Jepang, yang total mencapai 748.825 orang tersebut, bisa lebih besar daripada itu. Sebab, banyak juga uang yang dibawa masuk secara langsung saat mereka pulang atau sambang ke sanak familinya di tanah air.<span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
Sayang, besarnya kontribusi para TKI tersebut masih belum diimbangi pemerintah dengan memberikan pelayanan dan perlindungan yang memadai. Padahal, hal itulah yang menjadi harapan semua orang atas berdirinya Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) dulu. Hingga saat ini, masih banyak TKI yang tak berdaya menjadi korban kesewenang-wenangan perusahaan dan majikan tempat mereka bekerja di luar negeri. Termasuk tindak kejahatan -yang kadang juga dilakukan aparat- saat mereka pulang, bahkan sejak menginjakkan kaki di bandara di tanah air.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
Bukan sekadar menyebut mereka dengan &#8220;pahlawan devisa&#8221;, pemerintah dan segenap instansi yang terkait dengan pengiriman TKI ke luar negeri harus memberikan perlindungan maksimal. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
</span><span style="font-family: Arial;">Para</span><span style="font-family: Arial;"> anak bangsa ini rata-rata memang berangkat dari desa yang miskin. Belum seperti Filipina atau </span><span style="font-family: Arial;">India</span><span style="font-family: Arial;"> yang sudah mengirim tenaga kerja yang sudah punya <em>skill,</em> sebagian besar TKI kita memang tenaga kasar. Namun, mereka tetap punya martabat. Dan, sebagai bangsa yang bermartabat, kita wajib menjaga martabat mereka. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
Masih banyak keluarga TKI yang tak berdaya ketika &#8220;pahlawan&#8221; mereka tertimpa masalah. Kisah Kamiah, migran asal Dukuh Tengah, Kecamatan Karangampel, Indramayu, salah satu kantong TKI di Jabar, merupakan salah satu contoh. Sudah tiga bulan keluarganya kehilangan kontak dengan gadis cantik yang bekerja sebagai PRT di </span><span style="font-family: Arial;">kota</span><span style="font-family: Arial;"> </span><span style="font-family: Arial;">Firdaus</span><span style="font-family: Arial;">, </span><span style="font-family: Arial;">Kuwait</span><span style="font-family: Arial;">, itu. Kontak terakhir gadis 24 tahun dengan keluarganya terjadi tiga bulan lalu. Saat itu dia mengadu diperkosa oleh sang majikan sehingga memutuskan akan pulang saat kontraknya habis bulan lalu. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
Keluarga sudah berusaha mencari Kamiah dengan menghubungi instansi terkait, termasuk sponsor yang memberangkatkan dia dulu. Namun, hingga kini keberadaannya masih gelap. Seperti biasa, tidak ada yang peduli.</span></p>
<p>Kisah seperti yang dialami Kamiah itu hanya salah satu contoh kecil tentang minimnya perlindungan buruh migran kita di luar negeri. Ini seperti cerita yang terus diulang-ulang. Namun, kita mesti tidak boleh bosan memperjuangkannya. Sebab, sebagai anak bangsa, orang seperti Kamiah juga layak diperlakukan dengan bermartabat. <strong>(*)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2009/05/08/martabat-buruh-migran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PJTKI: Stop Kirim TKI ke Arab Saudi</title>
		<link>http://majelisilham.com/2008/12/08/pjtki-stop-kirim-tki-ke-arab-saudi/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2008/12/08/pjtki-stop-kirim-tki-ke-arab-saudi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 07:38:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[tki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[
 

Minggu, 30/11/2008 15:50 WIB
Jakarta- Kalangan Perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) mendesak pemerintah untuk menghentikan penempatan TKI ke Arab Saudi menyusul aktivitas Gulf Country Comitte Approved Medical Centre Association (GAMCA) yang melampaui wewenangnya sebagai sebuah asosiasi.
Ketua Himpunan Pengusaha Tenaga Kerja Indonesia (Himsataki) Yunus M Yamani di Jakarta, Minggu (30/11/2008), mengatakan Depakertrans dan Depkes [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Minggu, 30/11/2008 15:50 WIB<br />
<strong>Jakarta</strong>- Kalangan Perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) mendesak pemerintah untuk menghentikan penempatan TKI ke Arab Saudi menyusul aktivitas Gulf Country Comitte Approved Medical Centre Association (GAMCA) yang melampaui wewenangnya sebagai sebuah asosiasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Ketua Himpunan Pengusaha Tenaga Kerja </span><span style="font-family: Arial;">Indonesia</span><span style="font-family: Arial;"> (Himsataki) Yunus M Yamani di Jakarta, </span><span id="more-269"></span><span style="font-family: Arial;">Minggu (</span><span style="font-family: Arial;">30/11/2008</span><span style="font-family: Arial;">), mengatakan Depakertrans dan Depkes juga tidak mengenal keberadaan asosiasi kesehatan itu. Yunus menjelaskan, GAMCA secara sepihak menentukan tarif pemeriksaan kesehatan atas TKI sebesar Rp 150.000/orang. Besaran biaya tersebut, menurut Yunus, tidak masalah jika asosiasi tersebut tidak memiliki wewenang untuk menentukan calon TKI terdaftar di sistem online penempatan TKI. &#8220;Tindakan GAMCA sudah di luar wewenangnya dalam menentukan calon TKI untuk terdaftar dalam sistem online. Apalagi asosiasi kesehatan itu mengenakan biaya pemeriksaan kesehatan melalui jaringan pelayanan medik sebesar Rp 150.000 untuk TKI ke Saudi,&#8221; kata Yunus.</span></p>
<p>Menurut dia, lembaga yang berhak menentukan siapa (calon TKI) yang didaftar dalam sistem on line adalah Depnakertrans, bukan lembaga tempat berhimpunnya unit usaha swasta (klinik pelayanan kesehataan TKI). Yunus menyatakan Depnakertrans sudah menerbitkan <span style="font-family: Arial;">surat</span><span style="font-family: Arial;"> pada 19 November dengan No. B.1209/PPTK/SRT-PTKLN/XI/2008 yang ditujukan kepada empat asosiasi penempatan TKI, yakni Asosiasi Pengusaha Jasa Penempatan Tenaga Kerja </span><span style="font-family: Arial;">Indonesia</span><span style="font-family: Arial;"> (Apjati), Indonesia Employment Agency (Idea).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Kemudian, Indonesian Employment Agency Association for Asia Pacific (Ajaspac) dan Himsataki mengenai sistem on line penempatan TKI. </span><span style="font-family: Arial;">Surat</span><span style="font-family: Arial;"> itu menyatakan Sistem Komunikasi Tenaga Kerja Luar Negeri (sisko TKLN) milik Depnakertrans adalah satu-satunya perangkat sistem pemrosesan dokumen penempatan dan perlindungan TKI, termasuk untuk penempatan ke Arab Saudi. Yunus mendengar informasi bahwa Menakertrans akan meninjau ulang Permen No.18/2007 tentang pelimpahan wewenang kepada BNP2TKI dalam penyelenggaraan program penempatan TKI seperti pelatihan, pembekalan akhir pemberangkatan, pemeriksaan kesehatan dan lainnya. &#8220;Sepertinya ada semangat Menakertrans untuk menempatkan peran Depnakertrans dan BNP2TKI sesuai dengan UU No.39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI,&#8221; kata Yunus.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Dalam UU itu, dikatakan bahwa Depnakertrans berperan sebagai regulator dan pengawas penempatan TKI sedang BNP2TKI berperan sebagai operator penempatan TKI dengan mekanisme pemerintah dengan pemerintah (G to G). Menurut dia, tidak etis jika BNP2TKI sebagai operator penempatan TKI seperti halnya PJTKI juga bertindak sebagai pengawas PJTKI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
&#8220;Atau pemerintah menyerahkan penempatan TKI dengan mekanisme G to G ke swasta, sementara BNP2TKI bertindak sebagai supervisi saja,&#8221; kata Yunus. Saat ini terdapat dua penempatan TKI ke dengan mekanisme G to G, yakni penempatan TKI ke Jepang dan Korea Selatan. Yunus menerima info salah satu dari negara itu menghentikan penempatan karena masalah tertentu. Terlepas dari itu semua, dia menilai selama kondisi tidak kondusif dengan adanya dua pihak, kini menjadi tiga pihak setelah keterlibatan GAMCA, yang tarik menarik dalam mengatur penempatan TKI ke luar negeri, maka akan lebih baik jika penempatan TKI dihentikan semuanya hingga semua urusan administrasi jelas wewenang dan tanggung jawabnya. <strong>[Inilah.com/bj2]</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2008/12/08/pjtki-stop-kirim-tki-ke-arab-saudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengiriman 11 TKI Ilegal Asal Madura Digagalkan</title>
		<link>http://majelisilham.com/2008/12/08/pengiriman-11-tki-ilegal-asal-madura-digagalkan/</link>
		<comments>http://majelisilham.com/2008/12/08/pengiriman-11-tki-ilegal-asal-madura-digagalkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 07:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majelis lham</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[tki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelisilham.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[


 Surabaya &#8211; Sindikat pengiriman TKI ilegal ke Malaysia berhasil digagalkan Polres Surabaya Utara. Selain mengamankan 11 orang TKI ilegal, petugas juga menetapkan salah seorang Rama Rudiansyah (26), warga Dusun Paniniran, Desa Tamberu Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang yang diduga terlibat dalam pengiriman TKI tersebut. 

Kini, Rudiansyah masih dalam pemeriksaan polisi di Unit Idik IV Polres [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if !mso]><br />
<mce:style><!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --></p>
<p><!--[endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> <strong>Surabaya</strong> &#8211; Sindikat pengiriman TKI ilegal ke </span><span style="font-family: Arial;">Malaysia</span><span style="font-family: Arial;"> berhasil digagalkan Polres Surabaya Utara. Selain mengamankan 11 orang TKI ilegal, petugas juga menetapkan salah seorang Rama Rudiansyah (26), warga Dusun Paniniran, Desa Tamberu Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang yang diduga terlibat dalam pengiriman TKI tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
Kini, Rudiansyah masih dalam pemeriksaan polisi di Unit Idik IV Polres Surabaya Utara. </span><span id="more-265"></span><span style="font-family: Arial;">&#8220;Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bakal ada pengiriman TKI asal Madura ke </span><span style="font-family: Arial;">Malaysia</span><span style="font-family: Arial;"> melalui Bandara Juanda. Mereka kita gagalkan saat di tengah perjalanan Perak Timur menuju bandara,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polres Surabaya Utara, AKP Andy Arisandi, Kamis (</span><span style="font-family: Arial;">4/12/2008</span><span style="font-family: Arial;">). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"><br />
Ditambahkan Andi, kesebelas calon TKI yang diduga ilegal tersebut diantaranya adalah Misnadi, Parima, Slama, Made&#8217;i, Ni&#8217;ma, Agus Salim, Ardy, Ahmad, Muti&#8217;ah, Nur Kalam dan Rahma yang kesemuanya asal Sampang. Hanya dengan syarat pas foto dan uang, mereka dibuatkan paspor untuk ke </span><span style="font-family: Arial;">Malaysia</span><span style="font-family: Arial;"> oleh salah seorang yang kini masih menjadi DPO dengan inisial AM. &#8220;Calon TKI itu dimintai uang sekitar Rp 1 sampai 3 juta. Mereka dijanjikan Rudiansyah ke </span><span style="font-family: Arial;">Malaysia</span><span style="font-family: Arial;"> sebagai buruh pabrik, PRT dan kuli bangunan dengan gaji Rp 90 ribu perhari. Satu orang yang kini masih DPO yaitu AM,&#8221; urai Andi. <span> </span>Dalam pemeriksaan, Rudiansyah mengaku hanya membantu AM untuk mengantarkan TKI ke Bandara Juanda selain mencari orang yang berniat menjadi TKI. &#8220;Sekali mengantar saya dapat uang Rp 200 ribu. Saya sendiri hanya mencari orang saja dengan menghubungi satu persatu kalau hendak berangkat menjadi calon TKI,&#8221; aku Rudiansyah.</span></p>
<p>Akibat perbuatannya, kini Rudiansyah dijerat pasal 103 ayat (1) huruf f, pasal 104 ayat (1) huruf b. UU.NO. 39 tahun 1994 tentang penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja <span style="font-family: Arial;">Indonesia</span><span style="font-family: Arial;"> di luar negeri. Ancaman hukuman 5 tahun denda paling sedikit Rp 1 miliar. <strong>[bru/kun]</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelisilham.com/2008/12/08/pengiriman-11-tki-ilegal-asal-madura-digagalkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
